courses

Build valuable skills and deepen your understanding with a range of topics tailored to your learning needs

coachings

Engage one-on-one with our experts. Tailored guidance to help you achieve personal and professional growth.

books

Explore a curated selection of insightful books. Enhance your knowledge and stay informed on the latest industry trends.

Bootcamps

Intensive, hands-on training designed to fast-track your skills. Get ready to tackle real-world challenges with confidence.

Webinar Academy 301st

Content Strategy 101: Dari Ide hingga Konsisten Posting

Created by  Mounev Academy

In Collaboration with Rakanaya Studio

Last updated Jan, 20 2026

Rp50.000

Go to Cart

about course

Mengubah ide sampai konsisten posting bukan soal niat, tapi soal sistem. Berikut langkah praktis dan realistis supaya ide tidak berhenti di kepala saja 

1. Turunkan Ide Besar → Ide Kecil

Masalah umum: idenya terlalu besar, jadi takut mulai. Contoh: “Konten edukasi leadership”. Kerucutkan menjadi:

- 1 kesalahan leader pemula

- Cara komunikasi tanpa menyakiti tim

- Contoh konflik di tempat kerja

- Kalimat yang sebaiknya dihindari leader

2. Gunakan Template Konten (Biar Tidak Mikir dari Nol)

Buat 3–5 template yang dipakai berulang. Contoh template:

- Kesalahan umum → Solusi

- Masalah → Dampak → Cara mengatasi

- Mitos vs Fakta

- Pengalaman pribadi → Insight → Pelajaran

- Tips 3 poin

Dengan template, kamu tinggal isi, bukan berpikir ulang.

3. Jadwalkan Waktu “Mikir Ide” & “Produksi”

Pisahkan antara waktu memikirkan ide (brain dump) dan waktu memproduksi (menulis / rekam). Contoh:

- Minggu: tulis 20 ide

- Senin: buat 5 konten

- Posting: tinggal upload

4. Terapkan Sistem Batch Content

Bikin konten sekaligus, bukan satu-satu. Contoh:

- 1 jam = 3 caption

- 2 jam = 5–7 konten

- 1 hari = stok 2 minggu

5. Turunkan Standar, Naikkan Konsistensi

Konten cukup bagus dan konsisten jauh lebih baik daripada Konten sempurna tapi jarang posting. Prinsip penting yang harus dimiliki adalah lebih baik posting 70% bagus, daripada 100% tapi sebulan sekali.

6. Tentukan Frekuensi Realistis

Jangan memaksakan diri, tentukan antara 2–3x seminggu (sangat ideal) atau 3x seminggu satu platform

7. Simpan “Bank Ide”

Setiap dapat ide, tulis di Notes / Notion / Google Docs dan jangan mengandalkan ingatan. Berikut beberapa kategori yang dapat dijadikan inspirasi:

- Edukasi

- Cerita

- Opini

- FAQ audiens

8. Posting Dulu, Evaluasi Belakangan

Kesalahan umum yang seringkali terjadi adalah menunggu kesiapan diri. Padahal audiens tumbuh karena kehadiran dan skill tumbuh karena praktek. Setelah 2–4 minggu, baru dapat dievaluasi topik mana yang hidup dan format mana yang ringan buat kamu

course contents

course features

Duration

...

Lectures

...

Downloadable resources

...

Quizzes

...

Full life time access

Certificate of completion

you may like

Go to Cart