courses

Build valuable skills and deepen your understanding with a range of topics tailored to your learning needs

coachings

Engage one-on-one with our experts. Tailored guidance to help you achieve personal and professional growth.

books

Explore a curated selection of insightful books. Enhance your knowledge and stay informed on the latest industry trends.

Bootcamps

Intensive, hands-on training designed to fast-track your skills. Get ready to tackle real-world challenges with confidence.

Webinar Academy 314th

Kerja Bareng Gen Z: Yang HR Pelajari di Dunia Kerja

Created by  Mounev Academy

In Collaboration with Senior HR Leader

Last updated Apr, 17 2026

Rp50.000

Go to Cart

about course

Gen Z adalah generasi yang lahir sekitar tahun 1997–2012. Saat ini mereka mulai mendominasi entry-level sampai early career. Ciri-ciri umumnya adalah:

  • Digital native (terbiasa dengan teknologi)
  • Cepat belajar, tapi juga cepat bosan
  • Lebih vokal & berani menyampaikan pendapat
  • Lebih peduli work-life balance dibanding generasi sebelumnya

Beberapa hal yang HR pelajari saat kerja dengan Gen Z

Mereka butuh makna, bukan cuma gaji


Gen Z biasanya gak cukup dengan “kerja demi uang”. Mereka ingin:

  • Pekerjaan yang meaningful
  • Perusahaan yang punya value (misalnya peduli mental health, sustainability)

Jadi HR belajar: employer branding & purpose itu penting.


Feedback harus cepat & jelas


Gen Z:

  • Gak suka nunggu evaluasi tahunan
  • Lebih nyaman dengan feedback rutin (weekly / real-time)

HR jadi belajar bikin sistem:

  • Check-in rutin
  • One-on-one meeting
  • Feedback dua arah (bukan cuma dari atasan)

Gaya komunikasi lebih santai & terbuka


Gen Z cenderung:

  • Lebih informal
  • Suka komunikasi cepat (chat, bukan email panjang)

HR harus adaptasi:

  • Gunakan platform komunikasi yang cepat
  • Kurangi birokrasi yang terlalu kaku

Work-life balance itu serius


Buat Gen Z:

  • Lembur bukan sesuatu yang dibanggakan
  • Mereka lebih berani nolak kerja berlebihan

HR belajar:

  • Pentingnya batas kerja yang sehat
  • Mencegah burnout, bukan sekadar target tercapai

Mereka gak takut resign


Gen Z lebih berani:

  • Cabut dari kerjaan yang toxic
  • Pindah demi growth atau environment lebih sehat

HR jadi sadar:

  • Retensi karyawan harus diperhatikan
  • Culture kerja lebih penting dari sekadar gaji


Ingin berkembang cepat


Gen Z biasanya:

  • Ambisius, tapi juga ingin hasil cepat
  • Suka belajar skill baru

HR perlu:

  • Career path yang jelas
  • Training & upskilling
  • Kesempatan berkembang, bukan kerja monoton

Tantangan yang sering dirasakan HR

  • Gen Z dianggap “kurang tahan tekanan”
  • Ekspektasi tinggi tapi kadang belum realistis
  • Kurang sabar dalam proses

Tapi di sisi lain:

  • Mereka inovatif
  • Adaptif dengan teknologi
  • Bisa membawa perubahan positif di perusahaan

course contents

course features

Duration

...

Lectures

...

Downloadable resources

...

Quizzes

...

Full life time access

Certificate of completion

you may like

Go to Cart