courses

Build valuable skills and deepen your understanding with a range of topics tailored to your learning needs

coachings

Engage one-on-one with our experts. Tailored guidance to help you achieve personal and professional growth.

books

Explore a curated selection of insightful books. Enhance your knowledge and stay informed on the latest industry trends.

Bootcamps

Intensive, hands-on training designed to fast-track your skills. Get ready to tackle real-world challenges with confidence.

Webinar Academy 299th

The Art of Letting Go: Searching for Happiness in Life

Created by  Mounev Academy

In Collaboration with Astrid Hendrawati

Last updated Jan, 31 2026

Rp50.000

Go to Cart

about course

Mencari kebahagiaan sering kali bukan soal mengejar perasaan senang terus-menerus, tapi membangun hidup yang terasa bermakna dan selaras dengan diri sendiri. Berikut pendekatan yang realistis dan lembut, bukan versi “toxic positivity”.


1.Pahami dulu: kebahagiaan itu personal

Kebahagiaan tidak satu bentuk untuk semua orang. Tanya diri sendiri (jujur, tanpa membandingkan):

  • Kapan terakhir kali aku merasa tenang, bukan hanya senang?
  • Aktivitas apa yang membuatku lupa waktu?
  • Apa yang akhir-akhir ini menguras energiku?

Kebahagiaan sering muncul saat energi keluar lebih sedikit daripada yang masuk.


2.Bedakan “senang” vs “puas”

  • Senang: cepat datang, cepat pergi (gaji, pujian, liburan).
  • Puas: tenang, stabil (merasa berguna, berkembang, hidup sesuai nilai).

Fokuslah pada kepuasan jangka panjang, bukan euforia sesaat.


3.Kurangi sumber tidak bahagia (ini sering dilupakan)

Banyak orang bertanya “bagaimana bahagia?” Padahal langkah awalnya: apa yang bisa dikurangi?

Contoh:

  • Overworking tanpa batas
  • Hubungan yang hanya menguras emosi
  • Perfeksionisme
  • Terlalu sering membandingkan diri

Menghilangkan 1 sumber stres bisa lebih berdampak daripada menambah 10 aktivitas “self-care”.


4.Hidup sesuai nilai, bukan ekspektasi orang

Tanya:

  • Apa yang penting bagiku? (kesehatan, kebebasan, stabilitas, belajar, membantu)
  • Apakah hidupku sekarang mendekati nilai itu?

Kebahagiaan muncul saat tindakan sejalan dengan nilai, meski hidup belum sempurna.


5.Bangun kebahagiaan dari hal kecil & konsisten

Bukan perubahan besar, tapi konsistensi:

  • Tidur cukup
  • Gerak tubuh
  • Menulis atau refleksi singkat
  • Satu hal yang kamu syukuri setiap hari
  • Memberi makna pada pekerjaan, sekecil apa pun

Ini membangun emotional safety dalam diri.


6.Izinkan diri tidak baik-baik saja

Ironisnya, kebahagiaan sering datang saat kita berhenti memaksa diri untuk selalu bahagia. Sedih, capek, bingung itu manusiawi, bukan kegagalan.


7.Tanda kamu sedang menuju kebahagiaan (meski belum bahagia)

  • Kamu lebih mengenal batas diri
  • Kamu lebih jujur dengan perasaan sendiri
  • Kamu tidak terlalu keras pada diri sendiri
  • Kamu mulai memilih, bukan sekadar bertahan

course contents

course features

Duration

...

Lectures

...

Downloadable resources

...

Quizzes

...

Full life time access

Certificate of completion

you may like

Go to Cart